February 14th, 2009

Posting Terakhir

Sesuai judul postingan di atas, ini memang akan benar-benar menjadi postingan terakhir di blog ini. Bagi anda yang langsung berteriak kegirangan dan berkata “thanks God, akhirnya bocah ini pergi juga dari dunia blogging”. Eitttss, tahan dulu kesenangan anda dan jadwalkan ulang pesta anda, karena saya tidak akan betul-betul menghilang dari dunia blogging.

Mulai saat ini saya akan memulai blog baru dengan alamat:

http://winkausyar.wordpress.com

Ada beberapa alasan yang menyebabkan pindah ke wordpress. Jika anda penasaran dengan alasan saya, akan saya tulis beberapa diantaranya di blog baru saya, jika anda tidak penasaran mohon tetap kunjungi blog saya, siapa tahu anda menemukan sesuatu yang menarik. :D

Demikan pengumuman ini saya buat, atas perhatian anda saya ucapkan banyak-banyak terimakasih. :D

Ciao..sampe jumpa di blog baru saya. ;)

December 19th, 2008

[tagged] A to Z

Kena tag nih dari mas Didit . Argghhhh..padahal lagi sibuk ni juga :D. Enggak begitu penting sih sebenarnya..tapi kan dari awal judul blog-ku “diriku dan hal enggak penting lainnya” :P . Oke2 mas Dit..nih tak jawab..

A - Available or Single?
jelasss..high quality single :P ..but not available yet..hehehe

B - Best Friend?
banyakk…teman2 yang selalu membantuku, menyemangatiku dan memberi nasehat saat suka dan duka tanpa pamrih… terima kasih untuk semua nya ya..

C - Cake or Pie?
Cake

D - Drink of Choice?
Coffee

E - Essential Item(s)?
my glasses.katanya gantengku ilang kalo enggak pake kacamata..hahahaha

F - Favorite Color?
Black

G - Gummi Bears or Worms?
enggak tau dua2nya..hehehehe..ndeso banget ya..

H - Hometown?
pinggiran kota Surakarta hadiningrat…secara administratif sih masuk sukoharjo..tapi secara geografis aku lebih merasa sebagai orang Solo..

I - Indulgence?
jalan-jalan dan makan-makan..tapi  sekarang jarang..guys ayo touring lagi kapan2..

J - January or February?
January aja deh..kayak lagunya Glenn Fredly..biar disangka cowok yang romantis dan melow..hahahahaha

K - Kids?
lucu dan yang paling kusuka kepolosan mereka…

L - Life is incomplete without?
hidup itu tidak lengkap tanpa ketidaklengkapan itu sendiri…

M - Marriage Date?
ada banyak alterntif..untuk tahun depan (2009): 07-08-09, 09-09-09..tapi berhubung calon belom ada…kemungkinan besar belum akan terlaksana..hahahaha

N - Number of Siblings?
2 younger brothers, 2 younger sisters

O - Oranges or Apples?
Apple

P - Phobias/Fears?
I’m man with no fear..hahahahahaha

Q - Favorite Quote?
hope is a good thing, maybe the best of things, and no good thing ever dies. (Andy Dufresne - Shawshank Redemption)

R - Reasons to Smile?
kalo enggak senyum entar bakal ditanya para fans..”win kenapa kok sedih??”…hehehehe

S - Season?
musim panas yang tidak terlalu panas dan musim hujan yang tidak banyak hujannya..hehe

T - Tag Three?
dan orang yang tidak beruntung itu adalah Ardhi, Ika, Wijna.

U - Unknown Fact About You?
saya ini sebenarnya ganteng..tapi banyak yg enggak tau dan enggak percaya kan..sudah kuduga..hahahahahaha..

V - Vegetarian or Oppressor of Animals?
yang penting halal aja deh. Eh bukan ding yang penting tidak haram…hehehehe

W - Worst habits?
kalo lagi  enggak niat bangun tidur bakal susah banget dibangunin..pemalas..males mandi…suka nunda2 pekerjaan..argghhh semoga ini bakal ilang semua…

X - X-rays or Ultrasounds?
enggak tau dua2nya..hehehehe..sekali lagi ndeso..

Y - Your Favorite Foods?
Ikan dan segala macam yang ada hubungannya dengan laut..tempe goreng dan gorengan2 yg lain..selain itu juga suka nyoba2 makanan2 baru yang belum pernah kumakan..

Z - Zodiac?
Virgo..kalo enggak salah sih..

Yupz..selese :D … dan sesuai dengan aturan mainnya, silakan bagi orang2 yang tidak beruntung yang ku tag untuk melakukan tugas mulia yang kuembankan ini..hehehehe

December 6th, 2008

Kerinduan

Tahun ini bisa jadi akan menjadi salah satu tahun yang bersejarah untukku. Besok saat Idul Adha 10 Djulhijjah 1429 H akan menjadi hari raya pertama dalam hidupku dimana selama 22 tahun aku hidup di dunia, untuk pertama kalinya Idul Adha akan kurayakan sendiri tanpa keluarga. Kedengarannya agak berlebihan ya :D, bisa jadi sih, tapi memang itu kenyataannya.

Kalau dulu tiap kali Idul Adha “schedule” ku adalah: malam harinya sebelum hari-H bareng-bareng satu keluarga nyiapin baju buat shalat besok, lalu pagi hari-H berangkat shalat Id bareng-bareng satu keluarga, setelah selesai shalat dilanjutkan bantu motong nyiapain daging kurban bareng temen-temen di masjid, siangya makan gule hasil sembelihan di masjid (entah kenapa di masjid tiap tahun menunya gule :P) , sore pulang rumah istirahat sebentar kemudian dilanjutkan dengan persiapan pengolahan daging kurban, it’s my favourite part :D, biasanya sekeluarga rapat dulu (ceile rapat :P) menentukan akan memasak apa kemudian bareng-bareng satu keluarga menyiapkan masakan yang telah disetujui sebelumnya itu.

Mungkin inilah saat sekali setahun dimana sekeluarga kami benar-benar menyempatkan diri bareng-bareng mengolah makanan yang akan kami makan sendiri, dan bagian yang paling aku suka adalah semua anggota keluarga ambil bagian. Aku, ibu, bapak, dan adikku semuanya bahu-membahu mengolah daging itu, menunya pun beragam dan berbeda dari tahun ke tahun, bisa sate, rendang, dll. Dan bisa dipastikan tugas utamaku dalam “gotong royong” itu adalah menghabiskan makanan yang sudah jadi :D . Tapi yang berkesan dari semua itu adalah di mana semua keluarga ambil bagian dalam kegiatan, saling tolong menolong, saat dimana aku benar-benar merasakan hangatnya keluarga, perasaan yang dulu sempet tak kupedulikan dan baru kusadari akhir-akhir ini.

Sekarang lihat keadaanku saat ini, aku berada di Bandung, tempat yang sebenarnya enggak jauh-jauh banget dari rumah, tapi cukup memisahkan aku dan keluargaku. Di sini, boro-boro memikirkan besok mau makan apa pas Idul Adha, untuk sholat id dimana aja aku masih belum tahu. Dan yang lebih menyedihkan lagi aku bakal sendiri, benar-benar sendiri. Enggak akan ada lagi suara Ibu yang marah membangunkan aku dan adikku di pagi hari, enggak akan ada lagi berangkat shalat bareng satu keluarga, enggak akan ada lagi acara makan gule di masjid bareng temen-temen, dan yang mungkin akan paling kurindukan adalah enggak akan ada lagi acara memasak bareng satu keluarga.

Sesuatu yang aneh, padahal dulu semua itu hanya kuanggap sebagai kegiatan rutin saja nothing special. Tapi sekarang, justru aku merindukan hal-hal yang dulu kuanggap biasa saja itu. Mungkin bener yang dikatakan Counting Crows di lagunya Big Yellow Taxi

you don’t know what you’ve got till it’s gone

Kadang-kadang kita menyadari bahwa kita memiliki sesuatu justru saat sesuatu itu hilang dari kita. Memang betul sih, tapi setelah kupikir-pikir lagi ternyata aku sudah sangat sering mengalami hal ini. Ya, ternyata aku sering sekali merindukan hal-hal yang dulu bisa jadi kuanggap biasa saja dan sering kali malah ingin segera kutinggalkan. Ambil contoh sederhana saat aku duduk di bangku SMA, jujur aku sebetulnya tidak begitu menikmati masa-masa SMA, sekolah yang kebanyakan aturan dan tiada hari tanpa hukuman bagiku, belum tiap hari dimarahin sama guru-guru untuk belajar rajin supaya bisa masuk universitas favorit dan selalu didoktrin bahwa sebagai murid SMA favorit harus menjaga nama baik SMA. Waktu itu karena masih dalam gejolak kawula muda,  yang ada dalam pikiranku hanyalah “bullshit dengan semua itu” :D. Dan saat itu aku benar-benar ingin segera menyelesaikan masa SMA, bahkan lebih ekstrim lagi aku benar-benar ingin pergi dari Solo. Eh, tak disanggka keinginanku terpenuhi..masuklah aku kuliah di Jogja.

Pertama kuliah di Jogja sih seneng banget. Hidup sendiri tanpa ada yang mengatur, benar-benar suatu hal yang kuinginkan sejak jaman SMA dulu. Tapi lama kelama’an ternyata aku merindukan banyak hal, jaman SMA, hukuman-hukuman yang kuterima saat SMA, kumpul enggak jelas bareng temen-temen SMA,dan satu hal yang baru aku sadari saat sudah sendiri di Jogja, keluargaku. Ya, tiba-tiba saja aku sangat merindukan keluargaku. Kesendirian ternyata membuatku memikirkan banyak hal, dan sedikit demi sedikit aku mulai belajar menghargai hal-hal yang dulu kuanggap remeh. Walau begitu, entah kenapa aku merasa tetap saja ada beberapa hal yang membuatku ingin segera mengakhiri masa studi 4 tahun itu dengan cepat.

Dan beberapa bulan lalu, tepatnya agustus 2008, aku benar-benar mewujudkannya. Akhirnya aku bisa terbebas dari kuliah-kuliah yang membosankan, tugas-tugas yang menumpuk, ujian yang membuat pusing kepala, dan tugas akhir yang benar-benar mengeksploitasi semua pikiran, waktu dan hidupku. Tapi kini beberapa bulan setelah itu, kembali perasaan yang sama datang lagi entah kenapa aku justru merindukan semua itu.

Aku merindukan saat-saat kuliah, saat jalan-jalan bareng teman-teman yang gila semua itu :D, saat jadi panitia kegiatan dan begadang bikin publikasi sambil ngobrol enggak jelas dengan makhluk enggak jelas juga :D, saat begadang dan kumpul-kumpul bareng teman hanya untuk maen WE dan ngobrol-ngobrol enggak jelas,  saat gempa di jogja dan tiba-tiba ada yang minta tolong, saat ada yang minta tolong dijemput malem-malem, saat naik gunung bareng temen-temen, yah aku merindukan saat-saat kuliah dengan teman-temanku.

Bahkan aku juga merindukan saat-saat pusing di ruang kuliah karena enggak paham dengan penjelasan dosen, saat enggak bisa ngerjain tugas-tugas kuliah, saat bingung di ruang ujian harus menulis apa di kertas ujian selain hanya menulis ulang soal, saat melihat kenyataan nilai yang keluar di papan pengumuman tidak sebagus yang aku bayangkan, saat hanya bisa berdiri begong karena tidak bisa menjawab cecaran pertanyaan dari dosen pembimbing ketika bimbingan skripsi..ahh, aneh memang, hal-hal yang dulu ingin segera kuakhiri ternyata saat ini justru kurindukan.

Saat ini aku memang merindukan itu semua, tapi apakah aku ingin kembali ke saat-saat itu. Jawabannya jelas untuk pertanyaan yang satu ini “tidak” , karena aku merasa dengan semua pengalaman hidup yang telah aku jalani saat ini aku harus lebih dewasa dalam menyikapi semua itu.

Mungkin aku memang merindukan nostalgia dan kenangan indah di masa lalu, tapi aku yakin untuk melangkah maju aku harus menatap masa depan. Kata orang life is a matter of choice, dan saat ini aku memilih untuk menghadapi masa depanku bukan untuk mengenang masa-masa lalu. Aku memilih untuk sedikit “mengabaikan” kerinduanku dan fokus pada hal-hal yang harus kuhadapi saat ini.

Dan pengalaman juga mengajarkan padaku bahwa saat aku melangkah nanti mungkin aku akan melewati jalan terjal dan berliku, tapi aku yakin sesulit apapun itu, masalah akan teratasi. Bukankah kata ustadz-ustadz di pengajian itu “Allah memberi cobaan sesuai dengan kemampuan hambanya”, dan aku sepenuhnya setuju dengan itu, seberat apapun masalah yang perlu kulakukan adalah sabar dan ikhlas dan tetap selalu bersyukur padaNya. Bukan malah berkeluh kesah dan putus asa berharap bisa lari dari masalah, karena bisa jadi suatu saat justru ada bagian dari saat-saat berat itu yang akan kurindukan.

Mungkin sampe sekarang aku masih menjadi orang yang kurang bersyukur, tapi setidaknya aku mulai belajar untuk menghargai apapun yang ada dalam hidupku saat ini. Mungkin saat ini aku merasa kehidupanku sudah cukup bahagia, tapi bisa jadi besok, lusa atau entah kapan akan ada masalah yang datang, dan jika saat itu datang aku sudah tahu yang perlu kulakukan adalah sabar dan ikhlas (kayak di film ayat-ayat cinta aja :D) . Ya, sabar dan ikhlas dalam menikmati proses yang memang harus kulalui dengan tetap selalu bersyukur pada Tuhanku.

Yah, seperti saat ini, mungkin berat besok harus sendiri merayakan Idul Adha, tapi seperti yang kubilang sebelumnya, aku hanya perlu menikmati proses ini dan tetap bersyukur pada Tuhanku, mungkin suatu saat di tempat lain dalam masa yang lain aku akan merindukan saat-saat sendiri seperti ini. Tampaknya aku sudah terlalu banyak menulis :D,  ya sudahlah aku harus mengakhiri tulisan ini dan segera menelpon keluargaku, ya aku benar-benar merindukan mereka saat ini.

November 29th, 2008

In memoriam : Kiyoshi Ito

Kiyoshi Ito seorang matematikawan yang karya-karyanya banyak digunakan dalam bidang finance, telah meninggal pada tanggal 10 November 2008 di sebuah rumah sakit di Kyoto, Jepang, pada usia 93 tahun.

Kiyoshi Ito adalah seorang matematikawan yang banyak memberikan kontribusi terutama pada bidang proses stokastik. Bahkan namanya sering dipakai sebagai sebuah cabang ilmu baru yang disebut Ito Calculus, yaitu suatu metode analisis yang dipakai untuk menyelidiki proses stokastik. Beberapa karyanya yang saya tahu sangat terkenal adalah Ito Processes dan Ito Lemma.

Berikut pengertian keduanya yang saya kutip dari buku Options, Futures, and Other Derivatives karya John C. Hull:

Ito Processes: A stochastic processes where the change in a variable during each short period of time of length delta-t has a normal distribution. The mean and variance of the distribution are proportional to delta-t and are not necessarily constant.

Ito Lemma:A result that enables the stochastic process for a function of a variable to be calculated from the stochastic process for the variable itself.

Hampir bisa dipastikan semua buku-buku teks mathematical finance pasti membahas (paling tidak menggunakan) lemma Ito. Hal ini dikarenakan lemma ito sangat berguna dan penting dalam penurunan persamaan Black-Scholes, persamaan yang sangat terkenal di dunia finance.

Selamat jalan Mr. Ito, terima kasih atas semua kontribusi yang telah diberikan dan semoga saya bisa mempelajari dan memahami, kalau bisa syukur2 juga memberi suatu inovasi (what a big dream :D), pada karya-karya yang telah anda tinggalkan.

November 15th, 2008

Apa yang paling adiktif menurutmu?

Postingan ini terinspirasi dari blog freakonomics, di sana ditanyakan pertanyaan berikut:

What is the most addictive thing on earth?

Sesuatu apakah di dunia ini yang paling bikin kecanduan? Tapi sebelum anda menduga-duga jawabannya, saya kasih sedikit latar belakang pertanyaan ini. Jadi pada suatu ketika si empunya blog itu di tanyai seperti itu oleh Gary Becker, Gary Becker sendiri adalah pemenang nobel ekonomi tahun 1992 dan dia pernah mencetuskan teori yang disebut rational addiction. Dari sini mungkin sudah ada sedikit gambaran, kalau kalian menduga jawabannya adalah kopi, rokok, dsb, mungkin akan berpikir ulang. Bukan salah sih, cuman seorang Gary Backer kemungkinan besar tidak akan menanyakan pertanyaan terbuka yang jawabannya terlalu eksplisit kan?

Sebelum aku kasih jawabannya, aku akan sedikit mereview artikel di blog aslinya. Pertama, yang nulis blog freakonomic itu memberikan terlebih dahulu karakteristik dari addictive thing (penulis blognya bukan Gary Becker lo). Jadi, menurut dia kira-kira karakteristik dari sesuatu yang bisa disebut “addictive thing” sebagai berikut:

1. Sekali kita mengkonsumsinya, kita akan menjadi ingin mengkonsumsinya lagi dan lagi.
2. Seiring berjalannya waktu, kita akan semakin toleran dengan hal itu, misalnya: lama-lama kita “mungkin” akan menganggap hal itu sebagai suatu hal yang wajar bagi diri kita, walau mungkin orang lain nganggep itu sebagai penyakit.
3. Keinginan untuk mendapatkan “that thing” kadang-kadang menyebabkan kita mengorbankan hal-hal lain, bahkan bisa jadi sampai kita melakukan tindakan-tindakan konyol dan gila.
4. Setiap saat kita mencoba berhenti untuk mengkonsumsi “that thing”, maka akan ada suatu periode dimana ada keinginan untuk kembali lagi.

Secara garis besar dia nulis gitu (kalo nggak puas dengan versi Indonesiaku, silakan liat di blog asline, maklum inggrisku parah :P). Oke, sekarang dari kriteria-kriteria di atas, kayaknya hal-hal seperti rokok, kopi, dll bisa dimasukkan sebagai sesuatu yang addictive. Tapi, menurut Gary Becker ada hal yang lebih addictive dari itu semua, yaitu: people.

Ya, jawabannya adalah “People”. lalu menurut jawaban itu, di blog freakonomic ditetapkan ada tiga orang pengkomentar yang dianggap memberikan jawaban benar.
Yang pertama menjawab: “Other people”,
yang kedua menjawab: “Society or human companionship”,
yang ketiga menjawab: “Love”.
Untuk analisis dia, silakan langsung dibaca di blog freakonomics.

Sekarang permasalahannya aku kurang begitu paham setuju dengan jawaban di atas (walaupun penjelasan di blog nya masuk akal juga sih), oleh karena itu aku coba tanyakan pada temenku yang kebetulan lulusan psikologi. Pertanyaan yang persis sama dan ternyata pada kesempatan pertama temenku langsung jawab:“Love”,
agak terkejut juga sih (aku pastikan dia belum pernah baca blog freakonomics sebelumnya), lalu aku balik nanya: “nice..good answer..but why?”,
dan selanjutnya percakapan berubah menjadi seperti kuliah, dimana dia sebagai dosennya dan aku sebagai mahasiswa yang berada di kelas psikologi (mentang-mentang lulusan psikologi :P, but nice leture anyway :) ).

Jadi hasil kuliahnya secara ringkas kira-kira begini:
Pertama yang dimaksud “Love” oleh dia, bukan sekedar cinta, tapi kasih sayang secara general. Alasan sederhananya kenapa jawabannya bisa “Love” karena itu dasarnya orang hidup, jadi dalam keinginan bawah sadar manusia pasti menginginkan “Love”, siapapun manusia itu.

Sekarang kita mulai penjelasan “panjang lebarnya” (jangan lupa sediakan kopi dan snack supaya tidak ketiduran di tengah pembahasan :P):
Manusia itu mempunyai kebutuhan2 dasar. Kebutuhan2 itu bentuknya piramida (dari bawah besar, lalu ke atas semakin mengecil), kalo enggak salah namanya teori kebutuhan Maslow. Kebutuhan2 itu terpenuhinya dari bawah (dari yang paling besar ke yang paling kecil), kita dapat naik memenuhi kebutuhan diatasnya kalau kebutuhan yang dibawah sudah terpenuhi. Berikut urutannya dari besar ke kecil:
1. Kebutuhan fisik..pangan,sandang,papan.
2. Kebutuhan akan keamanan.
3. Kebutuhan akan cinta..“love”, kasih sayang.
4. Kebutuhan akan harga diri..penghargaan.
5. Kebutuhan akan aktualisasi diri..prestasi.

Nah, dari sini mungkin teori Maslow benar, tapi sebenarnya kebutuhan 1 dan 2 itu yang bikin kekacauan dalam hidup. Gambarannya gini, kalau kebutuhan 1 belum terpenuhi, orang akan berusaha melakukan bermacam-macam cara untuk memenuhinya, termasuk berbuat kejahatan. Dari sini, kebutuhan 2 bakal tidak tercapai juga, la gimana mau aman, kalo kejahatan dimana-mana.

Sekarang kalo kita terlepas dari teori kebutuhan itu, ada satu faktor lagi yaitu religiusitas (agama), ada aturan-aturan agama yang bisa membalik teori kebutuhan itu. Mungkin tidak membalik sepenuhnya, tapi coba perhatikan ini, semua agama kan mengajarkan kasih-sayang, mengasihi dan ada larangan untuk berbuat kejahatan. Jadi misalkan ada orang yang hidup sangat miskin, tapi masih mempunyai nilai-nilai religi dalam dirinya (kebutuhan spiritual tercukupi) dia tidak akan berbuat kejahatan untuk memenuhi kebutuhan lainnya, walau secara logika memang sulit. Sekarang bayangkan jika setiap manusia bisa mempunyai nilai-nilai religi (kebutuhan spiritual), maka yang terjadi adalah dunia dimana setiap orang memiliki kasih sayang, seorang pribadi tidak akan egois, dia akan memikirkan orang lain, sebagai akibatnya tidak ada orang yang menderita karena miskin, sebab si kaya akan selalu ada untuk menolongnya, ya meskipun hanya makan sehari-hari.

Jika ini sudah terjadi maka teori Maslow itu baru bisa terpenuhi, sebab orang yang berusaha memenuhi kebutuhannya tanpa dilandaskan “love” (kasih sayang), walau mungkin bisa terpenuhi semua piramidanya, tapi yakinlah suatu saat semua piramidanya itu akan runtuh, sebab dari awal (pemenuhan kebutuhan 1 dan 2) sudah bikin kacau, jadi piramidanya tidak kokoh.

Sampai di sini kemudian aku sok memberikan feed back, dan dengan bego nya berkata:
“Oke, penjelasan menarik, tapi kan pertanyaannya hal yang paling adiktif?”

Ternyata penjelasannya seperti ini, kembali ke pengertian addictive di awal, secara sederhana, suatu hal bisa dikatakan adiktif ketika kita sudah sekali “mencobanya” maka ada keinginan untuk terus “mencoba” lagi, sampai pada tingkatan adiktif yang paling parah adalah saat dimana kita tidak bisa berhenti mengkonsumsi that thing. Nah, sesuatu apakah yang tidak pernah bisa berhenti dikonsumsi oleh manusia selain kebutuhan dasarnya. Karena menurut temanku kebutuhan dasar setiap manusia adalah “love” maka hal yang paling adiktif di dunia adalah “love”.

Oke, begitu ringkasan kuliahnya..sekarang kita akan memulai bagian yang paling nggak penting dari blog ini yaitu pendapat pribadiku :P. Dari penjelasan dia aku sedikit paham sih, bahwa mungkin sebenarnya manusia memang butuh kasih sayang (mengasihi kepada sesama). Tapi sekarang coba bayangin kalo kasusnya gini, ada seorang yang kecanduan narkoba (katakanlah sudah sampe tingkat yang paling parah), lalu kita berkata pada orang itu, “hey, kamu tau enggak,kalo sebenarnya people/“love” lebih bikin kecanduan?”, kira2 jawaban apa yang bakal kita terima?(bayangin sendiri ya :P).
Tapi kasusnya belum berakhir, misalnya orang itu di rumah punya anak, apakah kalian pikir dia bakal suruh anaknya nyobain drugs, jika dia dalam keadaan sadar aku pikir itu suatu hal yang tidak mungkin, dalam keadaan sadar aku yakin orang itu tahu bahwa kondisi dia mungkin seperti “perang” dengan dirinya sendiri, mungkin dia tidak bisa memenangkan “perang” itu tapi dia tidak ingin orang lain terlibat terutama orang-orang yang di”cintai” nya. Trus hubungan paragraf ini sama keseluruhan postingan ini apa??silakan diinterpretasikan sendiri :P.

Jika kalian masih membaca sampai baris ini aku mengucapkan selamat dan terima kasih, karena sudi membaca racauanku sampai selesai :P. Yah, pada akhirnya mungkin kita tidak pernah bisa menyamakan kadar tingkat kecanduan untuk semua orang. Tapi karena orang tidak akan pernah bisa terlepas dari kebutuhan dasarnya, maka menurut pendapatku hal yang paling bikin kecanduan di dunia ini adalah kebutuhan dasar manusia, dan aku yakin itu bisa berbeda-beda untuk setiap orang.

November 4th, 2008

Kompetisi Poster Matematika

Lagi iseng-iseng browsing nemu link menarik di sini.

Lomba bikin poster dengan tema matematika (perasa’an dulu pernah deh di suruh bikin yang kayak ginian, kapan ya?? :P), it’s interesting, isn’t it??

Untuk dua orang pemenang dikasih hadiah £100 dan posternya akan diprint dalam ukuran A1 lalu dikirim ke beberapa universitas. Selain itu ada juga spesial kategori untuk pelajar dan mahasiswa, pemenangnya nanti dipublikasikan dan dapet iPod dan buku. Selengkapnya baca aja di link di atas.

Ada satu lagi yang menarik, pemenang tahun lalu tema posternya kriptografi lo (yang ini pasti membuat temen-temen klub sandi UGM lebih tertarik), download ja posternya di bawah ini:

Encryption_poster_final

So, temen-temen matematikawan di kawah candradimuka UGM sana :P , ada yang tertarik? :)

October 24th, 2008

Moral Lelaki

Ini juga dikirim e-mail oleh temen…lucu2 :D

Moral Lelaki

Seorang pria sedang bermain golf suatu hari dan kemudian dia memukul bola masuk ke pepohonan. Dia pergi ke pepohonan tersebut untuk mencari bola golf dan dia menemukan seekor katak yang terperangkap. Si katak berkata kepadanya, “kalau kau melepaskan aku dari perangkap ini, aku akan mengabulkan tiga permintaanmu. “. Si pria membebaskan si katak. Si katak berkata, “terima kasih,tapi aku lupa mengatakan kepadamu ada akibat dari permintaan-perminta an tersebut. Apapun yang kau minta, istrimu akan mendapatkan 10 kali lipatnya”. Sang pria, yang memang punya istri yang menyebalkan, berkata “itu tidak masalah.”

Untuk permintaan pertama, dia minta untuk menjadi pria yang paling tampan di dunia dari seluruh pria di dunia. Si katak memperingatkannya, “kamu sadar kan kalau permintaan ini juga akan mengakibatkan istri kamu menjadi orang yang paling cantik diantara semua wanita di dunia lipat 10. Pria-pria akan mengelilinginya? “. Si pria berkata, “tidak masalah, karena aku akan menjadi pria tertampan di dunia, dia dan wanita lain akan memperhatikan aku.”

Lalu, CLING, si pria menjadi pria tertampan di dunia, sementara istrinya menjadi wanita yang kecantikannya 10 kali lipat.

Untuk permintaan kedua si pria meminta untuk menjadi pria terkaya di seluruh dunia. Si katak berkata, “itu akan membuat istrimu menjadi orang paling kaya di dunia. dan kekayaannya 10 kali lipat dari kekayaanmu.”. Si pria berkata, “tidak masalah, karena kami masih suami istri, miliknya adalah milikku dan milikku adalah miliknya.”

Lalu, CRING, dia menjadi pria terkaya di dunia. Sementara istrinya mendapatkan kekayaan 10 kali lipatnya.

Si katak bertanya tentang permintaan terkhirnya, dan dia menjawab, “aku menginginkan serangan jantung ringan.”

Moral dari cerita ini: Pria itu pandai, jangan main-main dengan mereka!

Perhatian bagi para pembaca pria: Ini adalah akhir dari lelucon bagi kalian. Berhentilah membaca sampai di sini dan tetaplah merasa nyaman.

Pada pembaca wanita: Baca terus..

….

….

….

Lalu, DUAGH, si pria terkena serangan jantung ringan, sementara sang istri terkena serangan jantung yang 10 kali lebih ringan dari suaminya.

Moral dari cerita: Pria sebenarnya bodoh tapi mereka berpikir kalau mereka pandai. Biarkan mereka terus berpikir seperti itu.

PS: Kalau kamu pria dan kamu masih membaca sampai sini maka hal ini hanya membuktikan bahwa pria tidak pernah mendengarkan dan peduli pada peringatan apapun, terutama “perhatian” diatas!!!

any comment??

October 24th, 2008

JAWA MODE ON

Dikirim email dari seorang temen…kocak juga :)
setelah browsing2 ternyata ada juga postingan yang sangat mirip di sini
dan di sini

——————————————————————————————————

JAWA MODE ON

Selain lembaga pemerintahan, kebiasaan singkat menyingkat juga berlaku untuk tag line suatu daerah.

Solo Berseri, Jogja Berhati Nyaman, Temanggung Bersenyum, Cilacap Bercahaya, semuanya adalah singkatan. Juga untuk menyebut suatu kawasan, yang katanya akan menjadi suatu kawasan yang unggul dan berkembang.

Bermula dari Jabotabek, eh sekarang Jabodetabek. Muncul pula Gerbangkertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya , Sidoarjo, Lamongan), Barlingmascakeb (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen), Pawonsari Bakulrejo (Pacitan Wonogiri Wonosari, Bantul, Kulon Progo, Purworejo), atau Joglosemar (Jogja Solo Semarang).

Beruntung tidak ada yang membalik urutannya menjadi Semarang Solo Yogya,
disingkat menjadi Semar Loyo. Mungkin di masa mendatang akan muncul juga Dibalang Sendal (Purwodadi, Batang, Pemalang, Semarang , Kendal), atau Kasur Bosok (Karanganyar, Sukoharjo, Boyolali, Solo, Klaten). Asal jangan Susu Mbokde (Surakarta , Sukoharjo, Mboyolali, Kartasura, Delanggu) atau Tanteku Montok (Panjatan, Tegalan, Kulwaru, Temon, Toyan, Kokap)

Anak-anak muda Jogja tidak kalah kreatifnya untuk ikut-ikutan menyingkat
nama tempat. Sebut saja Amplas untuk Ambarukmo Plaza , atau Jakal (Jalan Kaliurang), Jamal (Jalan Magelang). Kalau sampeyan sekolah di SMA 6, bisa nyombong kalau sampeyan sekolah di Depazter alias Depan Pasar Terban.

Bahkan, dari pusat kota Jogja, sangat mudah untuk mencapai Paris (Parangtritis),
atau Pakistan (Pasar Kidul Stasiun alias Sarkem), bahkan Banglades (Bangjo Lapangan Denggung Sleman).

Sampeyan seorang yang enthengan, ringan tangan, suka membantu, ndak pernah
menolak untuk dimintai tolong? Berarti sampeyan layak menyandang nama Willem Ortano, alias Dijawil Gelem Ora Tau Nolak. Atau kalau sampeyan pinter omong, jualan obat, meyakinkan orang dengan omongan sampeyan yang nggak karuan bener salahnya, maka jangan marah kalau sampeyan dipanggil sebagai Toni Boster, alias Waton Muni Ndobose Banter.

——————————————————————————————————

NB: Jadi inget kalo di Solo banyak juga singkatan ato istilah kreatif seperti :MG9 (baca: em ji nen) untuk Mojosongo, new coral (karang anyar), barca (barat campus),dll

October 17th, 2008

Hati-hati antivirus palsu “XP AntiSpyware 2009″

Beberapa hari yang lalu baca di sebuah blog, ceritanya saat si empunya blog itu konek internet, lagi browsing-browsing gitu, tiba-tiba ada yang aneh dengan komputer dia lalu dia dituntun ke suatu website yang menawarkan jasa scanning antivirus. Ternyata setelah discan oleh web itu, komputer dia terdeteksi ada semacam virus ato spyware ato apalah, yang jelas menurut website itu komputernya dalam keadaan bahaya. Selanjutnya dia disarankan untuk menginstal sesuatu (dari web itu juga) untuk membersihkan virus-virus itu.

Sampai disini kelihatannya masalah sudah berakhir dan dia bisa melanjutkan hidupnya dengan tenang :-P, tetapi kenyataannya tidak. Komputernya justru tambah parah, dan singkat cerita di akhir kisah, dia menyadari bahwa program antivirus dari website itu adalah sumber virus itu sendiri.

Siang ini, ternyata ada permasalahan yang hampir mirip di posting di mailing list vaksin.com. Karena model-model kayak gini mungkin lagi ngetrend maka buat kalian sapa tau bisa bermanfaat, supaya tidak terjebak seperti orang di blog yang kubaca itu maka baca aja sendiri di sini (based on true story), hehehe . Kalo postingan vaksin[dot]com ikuti link di bawah ini:

http://vaksin.com/2008/1008/AntivirusXP/antivirusxp.html

p.s.: thanks God, i use linux now. So this is not another problem for me :P

October 11th, 2008

Mae - Suspension

Pertama kali denger lagu ini waktu lagi nunggu beli jagung bakar di daerah dago. Waktu itu ada pengamen, personelnya tiga orang, dua main gitar ma nyanyi yang satu lagi tugas narikin duit dari para pendengar. Lagunya asik sih, cuman asing di telingaku. Daripada penasaran tanyain aja sama si aa’ yang ngamen itu katanya penyanyi aslinya namanya Mae, “Cuman tiga huruf M-A-E” kata si aa’, ternyata nama penyanyinya asing juga buatku. Eh, waktu mau nanya judul lagunya apa, si aa’ nya udah keburu pergi, naek motor lagi (busyet bener, ngamennya naek motor jack!!).

Setelah pulang kebetulan, karena mau nginep mampir di lab, sekalian aja langsung buka komputer tanyain ma mbah Google siapa si Mae ini. Eh, ternyata ketemu dan lagunya asyik-asyik. Yang dinyanyi’in si aa’ pengamen tadi ternyata judulnya suspension, liat aja di youtube lewat link ini Mae - Suspension, sekalian tak kasih liriknya di bawahnya..enjoy it :)

Mae - Suspension

Lately I’m alright
And lately I’m not scared
I’ve figured out
That what you did to me feels like
Floating on air
I don’t need to know right now
All I know is I believe
In the very thing that got us here
And now I can’t leave

Say anything
But say what you mean
Cause I’m caught in suspension

Now I’m wanting this for sure
And I’ll beg for nothing more
I’ll plan all day
And drive all night
You’ll love whats in store
I can’t seem to stop this now
Even if it’s not clear
I’ll take what I can get
If you want me here

Say anything
But say what you mean
When you whisper you want this
Your eyes tell the same
We are gaining speed
I can barely breath
Cause I’m caught in suspension

It’s enough for me to get excited,
It’s enough for me to feel woah-oh
Ooooooo, oooooooo

Kalo mo versi akustiknya juga banyak di youtube, silakan dicari aja, g kalah kerennya.
Beberapa lagu lainnya juga asyik, salah satunya The Ocean. Just enjoy it…

Next Page »